Teks Prosedur Kompleks
Teks prosedur
kompleks adalah teks atau bacaan yang berisi prosedur atau tahapan-tahapan
kegiatan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang dilakukan secara urut.
Struktur Teks Prosedur Kompleks
SStruktur teks
prosedur kompleks meliputi: judul, pendahuluan, bahan/alat, tujuan, dan
langkah-langkah.
1.
Judul adalah kepala
karangan dari teks prosedur kompleks. Contoh: cara menggunakan mentrasfer uang
lewat ATM, cara berobat di rumah sakit.
2.
Pendahuluan
merupakan bagian dari teks prosedur kompleks yang isinya bersifat umum atau
general.
Contoh:
Judul: Cara Menyambungkan Internet
dengan Modem Eksternal. Dewasa ini, internet merupakan media
paling revolusioner. Banyak pengembangan pada internet, salah satunya adalah
perkembangan akses internet menggunakan modem eksternal.
3.
Bahan atau alat pada teks prosedur kompleks dibutuhkan terutama pada teks prosedur
kompleks yang menyatakan langkah-langkah dalam membuat sesuatu.
4.
Tujuan adalah maksud yang ingin kita
capai dari suatu hal.
Contoh
: Berikut ini hal yang harus Anda lakukan ketika mengikuti ujian. Dengan
memperhatikan hal tersebut Anda dapat mengerjakan ujian dengan baik dan lancar.
5.
Langkah-langkah adalah susunan tata cara untuk mencapai
tujuan.
Contoh : Pertama, siapkan peralatan tulis. Kedua, periksalah kelengkapan lembar soal dan jawaban. Ketiga, isilah identitas dengan lengkap dan benar. Keempat, kerjakan soal dengan teliti dan jujur. Kelima, periksa kembali pekerjaan Anda.
Struktur Kebahasaan Teks Prosedur Kompleks
1.
Menggunakan kalimat imperatif, deklaratif, dan interogatif
a.
Kalimat imperatif
Kalimat imparatif adalah kalimat yang isinya
memberikan perintah untuk melakukan sesuatu.
1) Fungsi kalimat imperatif adalah meminta atau melarang
seseorang untuk
melakukan sesuatu.
2)
Ciri-ciri kalimat perintah adalah sebagai berikut: (1) isinya perintah untuk melakukan sesuatu, (2) intonasinya perintah (nadanya agak naik sedikit), (3) tanggapannya dalam
bentuk perbuatan, dan (4) dalam tulisan diakhiri dengan tanda seru (!).
b. Kalimat deklaratif
Kalimat deklaratif adalah yang
isinya memberikan sesuatu kepada pembaca atau pendengar.
1)
Fungsi : memberikan informasi
tentang sesuatu
2)
Ciri-ciri kalimat deklaratif adalah
sebagai berikut: (1) isinya memberikan sesuatu, (2) intonasinya netral (nada
suara berakhir turun), (3) tanggapan pembaca atau pendengar tidak ada, dan (4)
dalam tulisan diawali dengan huruf kapital dan diakhir dengan titc. Kalimat interogatif
c. Kalimat Interogatif adalah kalimat
yang berisi pertanyaan
1)
Fungsi : meminta
informasi tentang sesuatu
2) Jenis kalimat tanya
itu ada dua macam: (1) kalimat tanya
total, yaitu kalimat tanya yang jawabannya ya atau tidak, (2) kalimat tanya parsial, yaitu kalimat tanya yang
jawabannya ditentukan oleh kata tanyanya.
3)
Ciri-ciri kalimat tanya: (1) isinya menanyakan
sesuatu, (2), intonasinya tanya (naik
pada akhir kalimat), (3) tanggapannya berupa jawaban, dan (4) dalam bahasa tulis diakhiri dengan tanda tanya (?).
1.
Partisipan (secara umum adalah manusia)
Secara umum berarti :
semua individu yang berperan serta/mengikuti/ ikut andil dalam suatu kegiatan.
Contoh partisipan manusia
a.
Pengendara kendaraan bermotor harus mematuhi peraturan lalu lintas di
jalan raya.
b.
Kita harus membayar
denda ke bank jika kita melakukan pelanggaran lalu lintas.
c.
Polisi tidak berhak menyita kendaraan dan STNK, kecuali kendaraan itu
diduga hasil tindak pidana.
d.
Pengendara yang melanggar lalu lintas akan mengikuti sidang
2.
Menggunakan verba material dan verba
tingkah laku
a.
Verba material
Verba material adalah verba yang mengacu
pada tindakan atau aktivitas fisik dalam suatu
peristiwa/kejadian
1)
Pengendara selayaknya mengecek
tuduhan pelanggaran polisi yang menilangnya.
2)
Polisi telah meringkus
beberapa pemuda pelaku tawuran antargeng motor tadi malam.
3)
Kepala hakim sedang menyidang
para koruptor di gedung KPK.
4)
Pirmani mendatangi Nency yang sedang membaca
buku di perpustakaan.
b.
Verba tingkah laku
Verba tingkah laku adalah verba yang mengacu pada sikap yang dinyatakan
dengan ungkapan seperti,
1) Kakak menolak permintaan Ibu.
2) Hakim memutuskan Farid bersalah dalam sidang yang diadakan
kemarin.
3.
Menggunakan konjungsi temporal
Konjungsi temporal adalah konjungsi yang mengacu pada urutan waktu.
Contoh:
a.
Pertama, Pak Celaka mengalami kecelakaan.
Kedua, dia dibawa ke rumah sakit. Ketiga,dia segera dirujuk ke
UGD untuk mendapatkan pertolongan pertama.
b.
Pertama, gunakan jas lab pada saat praktikum. Kedua, lakukan
percobaan. Ketiga, simpulkan hasil percobaan.
c.
Pertama, lakukan pengecekan kondisi motor sebelum berkendara. Kedua,
gunakan helm. Ketiga, berkendara dengan hati-hati.
d.
Pertama, lakukan pengecekan tuduhan pelanggaran lalu lintas. Kedua,
tanda tanganilah surat bukti pelanggaran berlalu lintas. Ketiga,
lakukan pembayaran ke bank. Keempat, berikan bukti penyerahan surat yang
dititipkan.
Komentar
Posting Komentar